Selasa, 26 April 2011

“Extrim Trip to The Exotic Malela Waterfall”

Bismillah.....


Perjuangan di mulaaai….

Sebelumnya, trip kali sudah dibagi menjadi beberapa kelompok. Karena acara ini dikemas dalam bentuk "Touring" alias konvoi rame-rame pake motor, maka ada yang disebut “biker” dan “boncenger”,  berhubung aku adalah salah satu pengemudi motor illegal (aka. belum punya SIM :-p ) akhirnya aku dikategorikan sebagai kelompok boncenger.



Depok, 14.00 WIB
Perjalanananku dimulai dari kota Depok, janjian dengan partner yang sudah ditentukan sebelumnya dan dialah yang akan menjadi biker-ku. Aku belum mengenalnya sama sekali orang itu, hanya kenal via FB dan smsan dua hari sebelumnya.

Awalnya janjian di depan “Alfamart Tanah Baru” (Lumayan deket dari rumah : D),
 namun beberapa jam sebelum keberangkatan mendapatkan sms dari sang biker untuk merubah lokasi pertemuan, akhirnya ditentukan lokasi pertemuan kita didepan “Mall Depok”
Mmmhhhh Baiklaaah / :-)

Keluar rumah jalan kaki cari angkot terdekat untuk cepat sampai di Mall Depok. Begitu nyampe depan Mall Depok, berdirilah aku yang cuma pke kaos, rok PDL, dan sendal gunung dengan tas besar dipunggungku yang menjadi pusat perhatian orang-orang 

“mau ke mall qo bawa ransel gedeee?" :x


Binguuuung yang mana ya orang nya?? (*clingaaak-clinguuuuuk) 
Aku hubungi HPnya berharap disekitar mall ada yang mengangkat HP, nada sela sudah terdengar tapi qo orang-orang disini gak ada yang ngangkat HP yaa????
Dan ternyata dia lagi makan di dalam mall nya, jiaaaaaaaaahh….gubrrraaaaagggz…!!!%^%$#*%!!$(#?^%??!!....... :-D



Sesuai instruksi sang Biker, masuklah aku ketempat makan yang dia maksud, dan bertemulah kitaaa :-@


This is it : "My best Partner And Best Biker"

Seorang wanita cantik berjilbab melambai-lambaikan tangannya ke arah ku, aku pun mendekatinya dan berkenalan dengannya, namanya Khairun Nisa :)
Selesai Nisa makan dan ngobrol-ngobrol sebentar untuk kenalan dan sebagainya.....

Dengan Smangat 45 kita menuju parkiran motor untuk segera bergerak, dan berkata 
“Let’s go trip to the Jungleee…....” :-D
Tapi  setelah kluar mall Depok, Wakwaaaaaaaaw….HUJAAAAAAAAAAN….:-#


Karena takut tlat dan ditinggal rombongan, akhirnya kita memutuskan lanjut perjalanan. 
Aku nunggu nisa ngambil motor dipelataran mall sambil pake jas ujan power ranger hijauku :-p  

Bismillahitawakaltualallah Lahaulawallaquwattaillabillaaah....:-)

brangkatlah kita menerobos derasnya hujan antara Depok -Pancoran
Yipppyyyyyyyyyyy I Like rain….. 
:-$


Pancoran, 15.30 WIB
Lokasi Meeting point akhirnya ditemukan atas petunjuk "ade" via HP, karena aku dan nisa sama-sama tidak mengetahui dimana tempatnya (*Padahal malez baca Itin di Group :-p)

Bertemulah kita dengan teman-teman BPC Jabodetabek, hanya beberapa orang saja yang aku kenal.
Sejam...Dua jam…qo belum pergi juga yaa?Aku dan Nisa udah bolak-balik masuk supermarket (*numpang ngadem doank! :-p)
Langit sudah gelap dan Mendung pake gerimis pulaa :-k

Dan ternyata kita sedang menunggu ketua Rombongan yang nyasar didalam Busway :-@setiap ditanyain lokasi selalu jawab “ Baru nyampe Pondok Indah” padahal udah di telpon berkali-kali dari sejam yang lalu....
hadeeeuuuuuuuhhh :-k…. 


Merasa dibohongi ketua rombongan, yang woro-woronya sudah harus kumpul dari jam 3sore "gak pake tlat"! Akhirnya ketua rombongan ditinggal, dan kita semua janjian lagi di daerah bekasi, sekalian bertemu dan berkumpul dengan BPC Regional Bekasi 
(*alias domisili Bekasi :p)
Beraaaangkaaaaaaaaaaaatt…..


1.      Biker: Khairun nisa(depok), Boncenger: Fitri(depok) – Vario
2.      Biker: Fitra(Ragunan), Boncenger: Hakeem(Ps. Minggu) – Megapro
3.      Biker: Rifky(Cengkareng), Boncenger: Windu(Cengkareng) – Beat
4.      Biker: Jimmy(Ciledug), Boncenger: Aji(Jakut) – Mio
5.      Biker: Ananta(Ps. Minggu), Boncenger: Reni(Depok) – Beat
6.      Biker: Opik(Tj Barat), Boncenger: Ara(Jakut) – JupiterZ
7.      Biker: Fajar Ade(-), Boncenger: Satriyo(Depok) – supra125
    Biker: Putra – Tiger


Kalimalang, 17.30 WIB
Jakarta Maceeett, ampuuuuuuuuun :-@
Lagi khusyuk menerobos kemacetan kota, tiba-tiba "Prriiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiiittttt….!!!!"
Sang Polisi yang sedang bertugas menyuruh aku dan nisa menepi.
Ooooo-Oouuuuuuwwww :-o  …. (PANIK Mode: ON) 

Nisa STNK nya belum jadiiiiiiii (aka. Motor Baru :-p) dan surat keterangannya habis hari ini :-(
Dag Dig Dug Duuueeerrrr saat ditanya Polisi, tapi untung nisa bisa ngelees, ditambah bantuan dari Om'Putra ikut turun nyamperin kita, saluuuuuuuuuuuuuut  buat Nisaaa  :-D
Amaaaaaaaaaaaaan…. Brangkat lagi kitaaaaaaa........ :wink

(*Polisinya takut juga kali sama Om'putra :-p)


Bekasi, 18.00 WIB
Setelah rombongan terpisah-pisah karena insiden "Tilang gak jadi" :-D
Akhirnya kita ketemu lagi di lokasi yang sudah ditentukan. Woooooow….. ternyata peserta dari bekasi ramee jugaa :-D 


Tambahan peserta : 
1.      Biker: Adi(Bekasi), Boncenger: wening(depok)
2.      Biker: Cayyo(Bekasi), Boncenger: – (motornya nggak bisa boncengan)
3.      Biker: Icen, Boncenger: – (boncengernya batal ikut)
4.      Biker: Reza (Tebet), Boncenger: Intan – suprax125
5.      Biker: Yangga(Cengkareng), Boncenger: Niesa(Pamulang) – Mio
6.      Biker: Hasbi(Cengkareng), Boncenger: Amel(bekasi) – Vixion

Jreeng....Jreeeeeeng…
Inilaah Para Pasukan yang siap Tempuuuuuuur :-D


14 Motor Kompoi Bekasi – Bandung
Setelah pasukan lengkap semua, keberangkatan dimulaai...
Tak jauh dari lokasi berkumpul, kita berhenti di POM Bensin terdekat untuk menunaikan Sahalat Maghrib sambil istirahat, dan mempersiapkan diri baik-baik untuk perjalanan yang lebih jaaauuuuuuuuuuhh….

Bekasi______  Syalalalalalaaa….. (*Masih bisa nyanyi-nyayi) :-$
Karawang ___  Syubidubiduuu…. (*Mp3 masih Full Battre) :-D
Curug_______  Cupcurucupcuuuup….(*Cuma dengerin Mp3 za tanpa nyanyi) :-)
Purwakarta___  Hoaaaammmm..... (* Frekuensi nguap udah per 3detik sekali) :x
Ciganea_____  BBbbbrrrrrrrr….. (* Banyak hutan dan kebun Teh udah mulai dingiiin) :-#
Padalarang __  Zzzzzzzzzzzz…..... (* Ngantuuk sangaaaadd) :-@

Cimahi ______ ZzzzzzzzzzZzzzzzzzzzzzZzzzzzzzzzzz (*Mata sudah terpejam rapat) :-k



Bandung, 24.00 WIB
Alhamdulillaah sampai jugaaaaa :-D dan Lapaaaaar :-@
Kita hunting makan malam "seadanya" alias "apa aja yang ada dan yang masih buka" warung nya :-D 
Dan yang buka tengah malam gini, tinggal lah Lapak Nasi Goreng za....it's ok! yang penting makan :-)
Sekarang posisi depan adalah Opik dan Ara yang bertugas hunting Nasgor untuk memastikan persediaannya masih banyak untuk siap kita serbuuu :-o
Tukang Nasgor 1, Lewaat_________:-(
  

Tukang Nasgor 2, Lewaaaat lagiiii________:-x
Dari sekian Warung Nasgor yang kita lewati, akhirnya Warung Nasgor yang ketiga kita berhenti juga untuk santap "Makan Tengah Malam" :-D

Para Wanita Tangguh :-p
Alhamdulillah Kenyaang.....tapi tetep ngantuk :-( 
kita lanjutkan kembali perjalanan mencari rumah Ara (*Mutiara Clarissa)

Dan akhirnyaaaa, sampailah kita dirumah Ara dan mungkin bagi kita adalah Istana (*udah ngantuuk bbgttt dan pengen cpt tiduur :-k )

Rumah Ara @Cimahi

Ngantri - Mandi - Gosok gigi – Shalat – Daaaan....
Bismikaallahummaahyawabismikaamuuut……. 
ZzzzzzzzzzzZzzzzzzzzzzzZzzzzzzzzzzz (-____-)'.......




Bandung, 05.00 WIB
Good Morniiiiiing  Banduuuung :-$
Bandung Dinggiiiiiin, Bbbbrrrrrrrrrrrrrrrr........
Udah pada Shalat Shubuh, ada yang tidur lagi, ada yang langsung cari sarapan, ada yang jalan-jalan sekitaran rumah ara yang dikelilingi sawah, dan ada yang duduk manis depan TV
:-)


Jam7 pagi rencananya kita berangkat mencari jejak Malela, tapi kita harus nunggu Rombongan dari Jogja duluuuuu (*Lebay, padahal mah cuma nunggu seorang za, hehehe :-p)
Sibuk dengan kegiatan masing-masing : Ada yang gedor-gedor pintu kamar mandi, ada yang bingung cari lapak buat tidur lagi, ada yang diboongin tebak-tebakan pake kartu remi (*piisss om'putra :-p 
), aku sendiri sibuk merapikan isi tas yang berantakan hasil ubrak-abrik kemarin malam.
Tiba-tiba Nisa datang bawa tentengan kantong keresek item, dan ternyata isinya leupeut (*Lontong tanpa isi) beserta gorengan yang masih panas, Horeeeeeeeeee :-D
Mmmhhhhh Yummmyyyyyy.......Sarapan gratiiiz ditemani sponsbob, petrik dan kawan-kawan nya, hehehehe :-p

Akhirnya Om’Syu (Syukron : Suhu BPC Jogja) datang, kita langsung capcuuuss siap-siap berangkaaaaaaatt :-$...
Tak lupa pake "Lama" seperti biasa, yang jadwalnya pergi jam 07.00 WIB kita baru pergi jam 08.00  WIB
Hadeeeeeuuuuuuuuhhh, diboongin lagi kita sama ketua Rombongan :-x.... 

Rusuh sebelum pergi

Petualangan dimulai kembali….
Setelah brieffing dan berdoa bersama, tujuan pertama kita adalah POM Bensin, Isi Full bensin semua motor khawatir perjalanan jauh.
(*dan ternyata memang sangaaaaaat jauuuuuuhhh T_T'....) 
Urutan paling depan adalah:
Biker: Yangga(Cengkareng), Boncenger: Niesa(Pamulang) – Mio” 
Yangga tetap sebagai Biker dan Niesa beralih profesi menjadi tukang tanya rute kepada para penduduk setempat :D
(*dan ternyata lagiiii dari sekian banyak peserta, tidak ada satu orang pun yang tahu lokasi air terjun Malela, omaygooooooooooosh :-x …..)

Kita memulai perjalanan melalui Cimahi - Cililin - Sindang Kerta – Gunung Halu - Cicadas
(Klo liat dari peta GPS mah deket dari satu tempat ke tempat satunya, Tapiiiiiii..........??? :-o) 

Penampakan rombongan dari jauh

Disetiap pertigaan or perempatan kita selalu bertanya pada penduduk setempat, khawatir terlewati jalannya, coz kita sudah sangaaattt jauuuhhh bergerak, tapi kenapa masih belum tampak tanda-tanda ada tempat wisata :-k  

Tetapi perjalanan jauh pun tidak terlalu terasa, karena sangat puas dengan pemandangan yang disuguhkan sepanjang perjalanan :-)
Subhanallaaaah….tak henti-hentinya pujian terlontar dari mulutku, decak kagum disetiap ujung penglihatan, benar-benar tak kupungkiri lagi kebesarannya dan kuasanya, semua tampak sempurna, tak ada cacat sedikitpun.
dan Lukisan Alam pun terbentang di depan mata :



"Dan bumi yang Kami hamparkan dan Kami pancangkan di atasnya gunung-gunung yang kokoh, dan Kami tumbuhkan diatasnya tanam-tanaman yang indah. untuk menjadi pelajaran dan peringatan bagi setiap hamba yang kembali ( Tunduk kepada ALLAH) "
(QS. Qaf : 7-8)

Sungai Citarum
Hamparan sawah-sawah Gunung Halu

Masih sungai Citarum

Lagi berhenti sambil cari kamar mandi di pinggir sawah :-p

Sudah memasuki perkampungan Cicadas


Pemandangan Gunung Halu

Sungai sepanjang pinggir jalan yang kita lewati

Citarum lagiiii

Perkebunan Teh....  Mmmhhh (*Lupa namanya :-p)

Gunung Halu, 11.00 WIB
Sampai di Gunung Halu sambil istirahat, iseng aku bertanya pada warga :

Aku  : "Punten pak, bade tumaros, upami ka curug Malela ka palih mana nya?"

Bapak-bapak : "Oooohhh…kapalih ditu neng, teraas weh neng lajeng ka jalan ditu (*Sambil nunjuk jalanan yang  lurus  tak berujung)"


Aku  : "Emmmmhhhhh, masih tebih nya pak?"


Bapak-bapak : "Tebih pisaaan neng, masih 12 Kilo (*klo gak salah denger), mudah-mudahan weh teu hujan, da jalanna ge rada reksak kaditu mah….."


Aku  : "Ohhh tebih keneh nya pak? hatur nuhun atuh pak, mangga…."


Bapak-bapak : "
Mangga-mangga neng lajengkeun...."

Mmhhhhhh...itu hanya dari diskusi satu orang penduduk saja, bahkan ada lagi aa-aa yang bilang : "Yakin neng ke Malela pake motor ginih? biasanya juga yang kesanah mah pada pake motor oprod (*Red.OffRoad)" dan aku hanya tersenyum sama aa-aa itu.

Naaaah loooooooooooooo.......??? :-o

Akhirnya aku  berlalu sambil berkata dalam hati : "Whaaaaaaaaaatttt’z.....????!!!!!!!" :-x 
Konon orang sunda tuh klo bilang deket jaraknya sekitar 2KM dan berkelok sana-sini dulu, ini dia bilang “jauuh pisaaaaaan” sudah bisa aku bayangkan seperti apa, pake acara diunderestimate-in pula sama si'aa-aa(*Huaaaaaaaaaaaaaaaaaa Tidaaaaaaaaaaaaaaakkkkk :-@ !!!!!! )

Jalan lageeeeeeeee :-x…..

Jalanan masih muluuuss dan masih tak berujung .....




Satu jam kemudian, 
Akhirnyaaaaaaaa Nyampeeeeeeeeeeeeee :-D
Yaaaaaaaaaaaaaaa…sampai di Gapura nya ajjjaaaaaaaaaaah :-(

"Horeeeee, Pasti bentar lagiiii niih :-$ ..."

Welcome to Malela

Dan ternyataaaaaaaaaa, Oooo-Oooooowwww :-o 



Jalanan sudah tidak bisa diajak kerjasama :-#




Bahkan sulit untuk dilewati :-x




Akhirnya  motor-motor menyeraah dan para boncengers pun menjadi korban, dan harus Jalan kakiiiiiiiii :-(
Yuuuu mareeeeeeeeeeee :-D




Narziiz dulu abiizz jalan jauhh, biar semangaaat :-D



Curug Malela 12.30 WIB
Pyuuuuuuuhhhhh...... 
Setelah menempuh jalur offroad tersebut, Akhirnyaaaaaa kami sampai di  tujuan :-D
Daaan ternyata lagi niiih, itu hanya tempat parkirnya ajah, karena untuk ke curugnya harus jalan kaki lagi 1 KM dan motor gak bisa dibawa masuk :-x

Huuaaaaaaaaaaaaaa nangis beneran deeeeh T_T'.....

Tapi yang penting kita menemukan warung untuk makan siang, sarapan yang kurang mengakibatkan SLA "Syndrom Lapar Akut"  warung bilik pun kita serbuuuuuuu……
(ayam goreng+tempe/Tahu Rp 15.000) :-p



Proses Penyerbuan Nasi Liwet+ Sambel :-D
Pada Bengong Kecapean+Kekenyangan! Hahaha :-D
Kenyang sudaaah, kita teruskan perjalanan….Yoooo Semangkaaaaa  ^.^/…..
Menapaki jalan setapak dan berliku, awalnya enak masih pake tembok jalanannya, tapi lama-lamaaaa gak ada jalannya  :-x ..... 

Dan Taaraaaaaaaaaa……
Air Terjun Malela pun sudah mulai terlihat tapi masih tampak jauuuuh sekaliiiiiiiiiiii :-o

Curug Malela Tampak Jauh
Ayooooooo Semangka lagiiii, sudah melewati berbagai rintangan rugi klo gak megang airnyaa dan berenang disana :-#  :army:


"Mendaki Gunung Lewai Lembaaaah....."
Jalan sambil nyanyi Soundtrack Ninja Hatori :-p
Pemandangan menuju curug Lewati gunung-gunung, sawah-sawah dan hutan.....
Subhanallaah....Semua Indaah....








Dan Akhirnyaaaaaaa…..
Subhanallah......Walhamdulillah......Allahuakbaar.......
Tampaklah kemegahan "The Malela"  :-) 





Hilang sudah rasa lelah, kini waktunya menikmati dingin dan segarnya air gunung yang sangat alamiii ;-)

Arusnya  Deras Bgtttt

Let'z Fly with Us....
Cheerrsss Up 

Still at Curug Malela 15.00 WIB 
Berhubung aliran sungai sedang deras setelah puas maen air dan foto-foto, maka kami cepat naik kembali , karena  kita juga sudah mendapatkan peringatan dari penduduk setempat. Selain itu kita juga harus mengejar waktu sampai di jakarta sebelum jam8 malam dan rasanya itu hanya mimpiiiiiii :-x '.....

Kita semua tidak mengira akan sejauh ini perjalanannya, benar memang apabila dikatakan Curug Malela adalah curug yang belum terjamah dan perawan, karena memang cukup sulit untuk menempuhnya :-#'...
Akan tetapi sangat dibenarkan juga apabila Curug Malela dikatakan "Mini Niagara" di Jawa Barat, karena memang tak ada tandingan keindahannya, Subhanallaaah :-) ......

Langit sudah mulai gelap, diikuti gemuruh yang menandakan akan segera turun hujan.
Sang mentari pun sudah tampak ingin segera berlari keperaduannya, dan begitupun dengan kita yang ingin segera kembali keperaduan masing-masing tanpa harus melewati perjalanan  panjang yang sudah kita lewati sebelumnya :-#
Bayangan seluruh perjalanan itu pun menari-nari di benak masing-masing :-D
Untuk turunnya saja sudah sangat lelah, apalagi untuk naik lagiiii :-x

Dengan penuh perjuangan akhirnya kita kembali pulaaaaaaang......



Capeee Sangaaat...Istirahat duluuu.....


Sampaai puncak lagiiii, ngasooo lageeee....


Dan perjalanan panjaaang pun dimulai lagi untuk kembali ke Ibu Kota, 
Hadeeuuuuuh :-x'....
Mendaki gunung lewati lembah lagiii kitaaaaaa T_T'....



Desa Cicadas 17.00 WIB
sambil nyari Mesjid untuk Shalat, CCP (*Curi-Curi Poto) duluuuu aahh, hihihihi  ^__^ v....

V3 n' Nisa

Hari sudah gelap, matahari benar-benar sudah meninggalkan kita pergi kebelahan bumi lain. Dan tinggalah kitaaaaa...disiniiii...ditempat yang tidak kita kenal :-(

Kini kita berada di persimpangan jalan, dimana ada 3 opsi untuk menempuh kota jakarta
1. Lewat jalan utama yang kita lewati sebelumnya : butuh 3 jam untuk sampai Bandung (*belum keJakartanya sekitar 5 Jam) :-@
2. Lewat jalan Cianjur yang lumayan bagus dan cepat, hanya 2 jam saja, tapiiiii....Sepiiii dan banyak begalnya :-#
3. Kembali ke arah air terjun melewati hutan dan perkampungan, untuk mencari jalan kearah Saguling dan akan keluar Rajamandala, hingga lebih mempersingkat waktu lagi hanya 2 jam,  Tapii lagiiii, kita tidak tahu jalan dan sangat jarang orang lewat sana :-x

Pilihan yang sulit, binguuung......
Dan 
Sang Ketua rombongan pun galau akut :-D
Sampai akhirnya nekad mengambil opsi yang ketiga (*biar cepet nyampee....)
Bensin motor-motor semakin menipis dan diperkirakan tidak akan ada pom bensin selama perjalanan, karena kita akan menyusuri kampung-kampung untuk bisa tembus jalan utama Rajamandala :-(

Untungnya di pertengahan kampung ada yang jual Bensin eceran, pyuuuhhhh tenaaaang, 
Kita gak perlu dorong-dorong motor di tengah Hutan pikirku. 
Tapiii ada lagi masalah, salah satu motor dari rombongan lampunya mati, wakwaaaaww....
hohohoho nangiiiis lagi deeeeeh T_T'
Terkaparlah kita ditengah jalan "kampung antah berantah" samping kita hanya ada beberapa rumah penduduk dan yang lainnya hanya kebun/hutan yang entah dimana ujungnya.
(*Melihat Full Moon sambil menunggu service dadakan :-D ....) 

sambil menunggu lampu di service terdengarlah celotehan-celotehan yang lumayan menghibur: "Klo Kayak gini, Besok bolos kerjaa gw nih!"
"Besok di kantor tinggal tiduuurrr! hahahha....."
"Waduuuhhh besok gw kuliah Pak'***** lagiii (*Red.Dosen Killer) "
dan yang lebih paraaah:
"Teteeeeeh...besok aku Seminar Skripsi jam 8 Pagi, huhuhuhu T_T'..... "
(*wooow saluuut bwt  "Amel" mo sidang skripsi masih sempet nge-trip ckckckck)


Waduk Saguling, 23.00 WIB
Akhirnyaaaaa.....aku menginjakan waduk saguling walaupun dimalam hari, tempat yang selalu jadi incaran acara "Kunjungan Industri" di kampusku dulu, dan belum pernah terealisasi :-p
Dan kini aku berdiri disini, sambil berdiskusi kecil tentang proses penyaluran Listrik Jawa Bali (*Huaaaahahahahaha Sempet- sempppeeett nyaaaaa :-D
 )

foto-foto bentar....

Tante Reni Kedinginan :-p

Saking seruunya, tiba-tiba salah satu teman kita ada yang badannya merasa dihinggapi sesuatu, dan kita baru tersadar ada ribuan walang sangit dijembatan itu :-o
Nempel di seluruh tembok jembatan, jalanan, lampu penerangan, sampai akhirnya hinggap di badan kitaaa semuaaaa :-@
.....
Huaaaaaaaaaaaaaaaaaaaaa......Kabuuuuuuuuuuuuuuuuuur.....
Dan kita smua pada :ngaciiiiiiiiir______________________________ :-D


Rajamandala, 24.00 WIB
Setelah lolos dari serbuan walang sangit akhirnya keluarlah kita dijalan raya Rajamandala, Amaaaaaaan....sudah ada petunjuk menuju jakarta : 
"Rajamandala- Ciranjang - Cianjur - Puncak - Bogor - Depok - Jakarta"
Berhenti di POM Bensin untuk Shalat dan isi bensin motor lagi (*tak ingin tragedi kehabisan BBM terulang dua kali) 
Dan tentunya isi bensin para biker n' boncenger juga, lapaaarrr kitaaaa :-k
Kita memilih menu seadanya lagi dan murah meriah muntah, "Pecel Ayam" :-D


Makan di Emperan Toko Tutup, Coz gak kebagian tempat duduk

Udah kenyang, Lanjut perjalanan dengan setengah nyawa antara ada dan tiada :-x.....



At-Ta'awun Puncak 02.00 WIB
Istirahaaaat.....
ngopi n ngebandrek dulu biar melek......
Bbbbbrrrrrrr Dingiiin Bgttttt,  Sangaaatttttt dan Sangaaaaaaaaattttttt :-#
setelah itu sudah tak sadarkan diri, tertidur dimeja warung kopi :-(
(*padahal sebelumnya juga sempat tidur nyenyak 15 menit dipinggir jalan Cianjur, nungguin yangga n' Niesa tambal ban :-p )

Tiba-tiba terdengar sayup-sayup suara, yang kukira itu hanya mimpi "Neng mau pulang gak?"
Oooh mimpinya jelas bangeeeet, dan ternyata itu emang beneran suara nisaa, hahahaha kukira mimpi :-D
Akhirnya aku terbangun merapatkan seluruh jaket dan syal, dan siap jalan lagii dengan mata benar-benar tertutup rapat, ZzzzzzzZzzzzzzzZzzzzzzzzzzzzz  :-#



Tugu Kujang Bogor, 02.40 WIB
Aku dan Nisa hanya lewat dan say goodbye ajaah sama rombongan lain (*yang dipuncak tadi udah pada janjian mau kumpul lagi di Bogor). Karena Nisa udah tau jalan dan kita juga dikejar waktu buat ngantor, akhirnya kita bablaaas teruuuuuuuusssss.....
(*kita liat Reni dan Nanta yang sedang terkapar dipelataran depan KFC :-o)

Isi Bensin dulu sambil cuci muka, selama perjalanan Bogor-Depok helm udah di gedor-gedor sama nisa biar aku tetap terjaga, tapi sungguuuuuh sangat suliiiiiiiit, 
Maaaaaaaaaph kan aku nisaaa :-x
Dan  kita kembali ke Depok secepat kilat,  Wwuuuuuuuuuuuuuzzzzzzzz.....


And Finally..........

-THE END-

"Maka Nikmat Tuhan Kamu yang manakah yang kamu dustakan....."
(QS. Ar-Rahman)



*Untuk FR Trip To Curug Malela lainnya bisa di klik disini :-$ :


Atau disini :-)










Senin, 25 April 2011

Nyanyian Jiwa...


"Nyanyian Jiwa Teriring Rindu...."



Aku hanya ingin menangis,
membuang segala gundah yang terbeku di hati,
biarkan ianya cair.
Sendiri bersama diriku ini.


Aku hanya ingin menangis,
karena aku yakin manusia tidak memahami
yang tersayang juga tidak akan mengerti
dari aku berbicara dan dipandang dengan seribu muka
aku hanya ingin menangis
sendiri bersama diriku ini


Titisan itu sahabat tercinta
Aku merasa ada di dunia ini
tidak semua manusia memahami semua bahasa
tidak  semua yang disayang akan mencintai diri semula
Akrab hilang bila berjauh
yang ada sentiasa hanya DIA
sangat berat untuk aku berbicara
maka tangis adalah bahasa termudah


aku hanya ingin menangis,
menenangkan hati yang menggeletar,
biarkan segalanya mencair,
sendiri bersama diriku ini.




-Translate From : Hilal Asyraf -







Nilai aku sebagai hamba yang Hina....


Nilai aku sebagai hamba yang Hina....
Sesaat kulihat tak ada yang berbeda, namun entah kenapa semua terasa dekat, semakin kumendekat, semakin kutersadar itu memang sangat dekat, bahkan lebih dekat dari nafas dan nadiku....




Nilai aku sebagai hamba yang Hina....
Karena tak ada lagi kata kita, yang ada hanya aku, karena hanya aku yang tahu....


Nilai aku sebagai hamba yang Hina....
Saat kepercayaan itu pudar, ada ruang yang membentang yang tak tersentuh oleh hati, ada batas yang tak terbias oleh asa yang terpendam. 
Kecewalah akan diriku yang Hina....
Kecewalah akan aku yang tak Sempurna....
Karena aku bukan makhluk titisan Dewa yang selalu ada disaat jiwa keronta....


Nilai aku sebagai hamba yang Hina....
Karena setiap tetesan airmata ini adalah "Rindu..."
Rindu akan Diri-NYA....
Rindu akan Diri Sendiri....
dan
Rindu akan Kalian....


Nilai aku sebagai hamba yang Hina....
Tidak ada yang berubah, aku tetap aku yang tahu siapa aku....
Tidak ada yang berubah, aku tetap aku yang selalu menyayangi kalian sampai nafas ini kembali pada pemilikku seutuhmya....
Tapi mungkin jangan banggakan aku, karena aku adalah Hamba yang Hina....


Nilai aku sebagai hamba yang Hina....
Agar aku senantiasa selalu dekat dengan-MU, agar aku hanya mencari Kekuatan dan Penghargaan hanya dari-MU....






Keheningan Malam, 24 April 2011
"Ketika tersadar dari beberapa bait yang Tersirat"

Selasa, 19 April 2011

Aku raih gelar "Sarjana" hanya dengan sebelah Otakku



Suatu hari dalam sebuah perjalanan singkat antara Pamulang - Bandung…


Chapter 1

Sore itu mentari bersinar menghangatkan  bumi dan isinya, sehangat hatiku yang tak sabar ingin segera bertemu ayah dan ibuku di kampung halaman  nun jauh disana. Dalam  sebuah kendaraan  travel yang akan segera mengantarkan aku ke kota kembang, kota kelahiranku tercinta. Aku duduk manis tepat di belakang supir melihat kearah luar jendela sebelah kananku sambil menikmati warna langit jingga yang begitu mempesona.

            Tak lama kemudian datanglah penumpang lain, aku menebak orang itu akan duduk disebelahku
. Karena sebelumnya,  terlihat dari diskusi antara dia dan petugas travel saat menanyakan nomor kursinya. Dugaanku benar,  dia berjalan kearah ku, kemudian membuka pintu mobil  dan menaikan terlebih dahulu barang-barangnya ke atas kursi kosong disebelahku sambil berguman “Aduuuh riweeuh deh cewek kalo pergi-pergi dia tampak sulit mengangkat tas tentengannya serta merta mengatur tempat duduknya.

            Seorang gadis cantik berkaca mata, berperawakan mungil dan berkulit putih duduk disampingku. Saat itu dia mengenakan  celana jins biru dongker, atasan berwarna putih dihiasi motif bunga-bunga kecil berwarna ungu dengan kaos manset dan jilbabnya yang berwarna senada, dia mengenakan sandal tepleknya serta membawa tas selempangnya yang sedikit penuh isinya.

Aku tersenyum simpul melihat tingkah polahnya sambil  membantu menyimpankan tas yang dibawanya, agar dia bisa segera duduk dengan nyaman.  Tak lama setelah  itu, dia menyapaku dan berkata “Haaaai…” dia menyodorkan  tangan kanannya untuk memperkenalkan dirinya, dan aku pun tersenyum meraih tangan mungil itu sambil menyebutkan namaku. Mau ke bandung ya mba?” tanyanya, “iya” jawabku singkat, “Bandung nya dimana?” tanyanya lagi,  “di dago jawabku,  “ooohhh....klo aku mau ke Cimahi” balasnya. Aku hanya ber ah –oh ria saat gadis itu menceritrakan tujuannya ke Bandung , dia ternyata akan menghadiri  pernikahan sahabatnya, dan dia tidak tahu dimana lokasi tempat sahabatnya menikah, hanya berbekal alamat lengkap yang dia save di HP nya yang sudah lowbatt, ckckckck...
 

Gadis itu sangat suka bercerita dan bertanya, dia menceritakan hampir semua tentang pribadinya kepadaku, mmmhhhh ternyata dia gadis yang sangat supel dan cerewet, tidak ada bedanya denganku, bisikku dalam hati, hehehe.  Tadinya aku ingin tidur selama perjalanan, tetapi karena ada teman berbicara hilang sudah rasa kantukku. Sampai-sampai supir didepan kita hanya geleng-geleng kepala sambil tersenyum-senyum mendengarkan cerita-cerita kita, baru berkenalan 5 menit yang lalu, tetapi sudah seperti kenal bertahun-tahun, pikirnya.

Singkat kata perkenalanku dengannya berujung pada satu pertanyaan yang mungkin sudah biasa ditanyakan pada awal berkenalan dengan orang yang baru kita kenal. “Eh kamu teh angkatan berapa?” aku bertanya dengan logat sundaku, “2004...” katanya singkat  “tapiii, baru lulus kemarin dan sekarang lagi nyari kerjaan niy!” lanjutnya lagi. “Ooooowh...” jawabku, ternyata dia seangkatan denganku. “Kok, baru lulus?” tanyaku segan, karna aku sendiri yang menyelesaikan kuliah selama 4,5 tahun sudah lulus 1,5 tahun yang lalu. “Aku sakit” jawabnya sambil tersenyum  tanpa melihat tatapan mataku, “Oooh maaf...” jawabku,  ”mmmhhhh sakit apa?” tanyaku  penasaran.

Dia tidak menjawab pertanyaanku, hanya diam seribu bahasa. Namun tiba-tiba dia meraih tanganku untuk menunjukan sesuatu padaku, telunjuk tanganku disentuhkan pada sisi kepala sebelah kanannya, awalnya aku bingung maksudnya apa, lalu dia berkata “coba katakan padaku apa yang kamu rasakan?” tanyanya, aku menyentuh kepalanya dan tidak merasakan apa-apa, “apa?” tanyaku heran. Tetapi setelah dia tekan telunjukku lebih keras lagi dan aku menyusuri setiap permukaan kepalanya....

Masya Allah....dibalik jilbab itu....



To be continue....




Selasa, 12 April 2011

Coz' Mizz You

Bismillah

Sepenggal kisah sederhana, untukmu dan nuraniku :-)
Semoga bermanfaat!


Pada suatu hari, ada seorang pekerja pada proyek bangunan memanjat ke atas tembok yang sangat tinggi. Pada suatu saat ia harus menyampaikan pesan penting kepada teman kerjanya yang ada di bawahnya. Pekerja itu berteriak-teriak, tetapi temannya tidak bisa mendengarnya karena suara bising dari mesin-mesin dan orang-orang yang bekerja, sehingga usahanya sia-sia saja.

Dia bingung, tak tahu apa yang harus di lakukannya, tak sengaja ia meronggoh kantung celana nya, heeei...ada uang logam di kantung celananya, "mmmmhhhhh aku ada ide" bisiknya dalam hati.

Akhirnya untuk menarik perhatian orang yang ada di bawahnya, ia mencoba melemparkan uang logam itu di depan temannya. Kemudian temannya berhenti bekerja, temannya mengambil uang itu "Berhasil!" guman pekerja itu. Tetapi ternyata temannya berlalu dan bekerja kembali tanpa menoleh keatas sedikitpun. Pekerja itu mencoba lagi, tetapi usahanya yang kedua pun memperoleh hasil yang sama. Kecewalah sang pekerja...

Tiba-tiba ia mendapat ide lain, ia mengambil batu kecil lalu melemparkannya ke arah orang itu. Dan batu itu tepat mengenai kepala temannya, dan karena merasa sakit, akhirnya temannya itu menengadah ke atas menyapanya, mendengarnya, memanggil namanya, maka tersenyumlah pekerja itu :-)

Tahukah kawan?

ALLAH SWT kadang-kadang menggunakan cobaan-cobaan ringan untuk membuat kita menengadah kepadaNya. Seringkali ALLAH SWT melimpahi kita dengan rahmat, tetapi kadang itu tidak cukup untuk membuat kita menengadah kepada NYA. Karena itu, agar kita selalu mengingat kepada NYA, ALLAH SWT sering menjatuhkan "batu kecil" kepada kita.


Bukan tak sayang, bukan juga benci, DIA hanya Rindu....
Rindu agar kita selalu Menyapa-NYA, Mendengar-NYA, dan Memanggil nama-NYA....





*cerita dadakan menjawab curhat seorang sahabat :-D

Senin, 04 April 2011

Bidadari itu ada dibumi

Bismillah….

Mmmmhhhh.....Mungkin ini nasihat atau artikel yang sering para ladies baca, bahkan  terkesan klasik atau udah biasa :)

Tapiiiiii ini adalah….

Nasihat yang pertama kali aku terima saat mendapatkan hidayah “hijrah yang sebenar-benarnya hijrah” :#
Nasihat yang membuatku tertunduk malu :(
Nasihat yang mengusik hati untuk kembali berkaca diri :@

Untuk bernostalgia....
Sekedar Nasihat untuk Kaum Hawa dari Sang Murabbi dikala SMA :-)
Semoga bermanfaat!















"Untuk membentuk bibir yang menawan, Ucapkan kata-kata kebaikan"

"Untuk mendapatkan mata yang indah, Carilah kebaikan pada setiap orang yang anda jumpai"

"Untuk mendapatkan bentuk badan yang langsing, Berbagilah makanan dengan mereka yang kelaparan"

"Untuk mendapatkan rambut yang indah, Mintalah seorang anak kecil untuk menyisirnya dengan jemarinya setiap hari"

"Untuk mendapatkan sikap tubuh yang indah, Berjalanlah dengan segala ilmu pengetahuan, Dan anda tidak akan pernah berjalan sendirian. Manusia, jauh melebihi segala ciptaan lain, Perlu senantiasa berubah, diperbaharui, dibentuk kembali, dan diampuni"

"Jadi, jangan pernah kucilkan seseorang dari hati anda Apabila anda sudah melakukan semuanya itu, Ingatlah senantiasa, Jika suatu ketika anda membutuhkan pertolongan, Akan senantiasa ada tangan terulur"


"Dan dengan bertambahnya usia anda, Anda akan semakin mensyukuri telah diberi dua tangan, Satu untuk menolong diri anda sendiri, Dan satu lagi untuk menolong orang lain"

"Kecantikan wanita bukan terletak pada pakaian yang dikenakannya, Bukan pada bentuk tubuhnya, atau cara dia menyisir rambutnya.
Kecantikan wanita terdapat pada matanya, cara dia memandang dunia. Karena di matanyalah terletak gerbang menuju ke setiap hati manusia, Di mana cinta dapat berkembang"

"Kecantikan wanita, bukan pada kehalusan wajahnya, Tetapi kecantikan yang murni, terpancar pada jiwanya, Yang dengan penuh kasih memberikan perhatian dan cinta yang dia berikan Dan kecantikan itu akan tumbuh sepanjang waktu"





"Sebaik-baiknya perhiasan dunia adalah Wanita Shalehah"




(*Nasihat yang kutulis dengan spidol hijau-orange dan selalu mejeng pada halaman pertama binder kuliah ku dari semester awal sampai akhir :p)

Minggu, 03 April 2011

Rahasia Kecil Kebahagiaan

Renungan.....
(*Nasihat untuk diri)



Rahasia kebahagiaan adalah memusatkan perhatian pada kebaikan dalam diri orang lain.


“Hidup bagaikan lukisan untuk melihat keindahan lukisan yang terbaik sekalipun, lihatlah di bawah sinar yang terang, bukan di tempat yang tertutup dan gelap”



Rahasia kebahagiaan adalah tidak menghindari kesulitan.
“Dengan memanjat bukit, bukan meluncurinya, kaki seseorang tumbuh menjadi kuat”


Rahasia kebahagiaan adalah melakukan segala sesuatu bagi orang lain dan bermanfaat bagi orang lain.
“ Air yang tak mengalir tidak berkembang. Namun, air yang mengalir dengan bebas selalu segar dan jernih”


Rahasia kebahagiaan adalah belajar dari orang lain, dan bukan mencoba mengajari mereka.
"Semakin menunjukkan seberapa banyak kita tahu, semakin orang lain akan mencoba menemukan kekurangan dalam pengetahuan kita"


Rahasia kebahagiaan adalah ketulusan hati, memandang orang lain sebagai keluarga
“Kita semua adalah ciptaan Tuhan yang satu, ukhuwah itu indah bila mencintai dan dicintai karena-NYA ”


Rahasia kebahagiaan adalah tidak "sombong"
“Karena Kita miskin tanpa rahmat dari NYA,dan hanya ALLAH yang berhak Sombong”


Kebahagiaan datang kepada mereka yang memberikan cintanya secara bebas, yang tidak meminta orang lain mencintai mereka terlebih dahulu.
“Bermurah hatilah seperti mentari yang memancarkan sinarnya tanpa terlebih dahulu bertanya apakah orang-orang patut menerima kehangatannya"


Kebahagiaan berarti menerima apapun yang datang, dan selalu mengatakan kepada diri sendiri
"Aku bebas dalam diriku dan aku milik NYA sepenuhnya”


Kebahagiaan berarti membuat orang lain bahagia.
“Padang rumput yang penuh bunga membutuhkan pohon-pohon di sekelilingnya, bukan bangunan-bangunan beton yang kaku. Kelilingilah padang hidup dengan kebahagiaan”


Kebahagiaan berasal dari menerima orang lain sebagaimana adanya untuk menjadi warna, bukan menginginkan mereka harus sebagaimana adanya
“Betapa akan membosankan hidup ini jika setiap orang sama. Bukankah taman pun akan tampak janggal bila semua bunganya berwarna sama?” 


Rahasia kebahagiaan adalah menjaga agar hati kita terbuka dan mudah memaafkan
“Hati laksana pintu sebuah rumah. Cahaya matahari hanya dapat masuk bilamana pintu rumah itu terbuka lebar"


Rahasia kebahagiaan adalah memahami bahwa persahabatan jauh lebih berharga daripada apapun
“Karena berbagi dengan mereka aku kuat untuk melangkah di tengah badai persoalan dan dera kesedihan, serta tertawa bersama untuk sekedar berbagi kebahagian"

 

Rahasia kebahagian adalah bersyukur menerima semua keputusan ALLAH....
"karena ALLAH tidak memberikan apa yang kita inginkan tetapi memberikan apa yang kita butuhkan..."






"Dan orang yang paling berbahagia adalah 
orang yang selalu merasa dekat dengan-NYA
Kapanpun dan Dimanapun"

My Birthday....

Daisypath - Personal pictureDaisypath Happy Birthday tickers